
Auditorium Harun Nasution — Forum Orientasi Penerima Baru Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) Tahap II Tahun 2026 digelar di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada Kamis (23/04/26). Kegiatan itu menjadi momentum penguatan komitmen dalam memperluas akses pendidikan tinggi melalui program beasiswa bagi mahasiswa.
Jumlah penerima KJMU Tahap I tercatat mencapai hampir 16.979 mahasiswa dan Tahap II sejumlah 16.920 mahasiswa yang tersebar di berbagai perguruan tinggi. Khusus di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, total penerima mencapai 1.986 mahasiswa, dengan rincian 290 mahasiswa sebagai penerima baru dan 1.696 lainnya merupakan penerima lanjutan.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta, Rano Karno, menyampaikan, program KJMU tidak hanya berfokus pada bantuan biaya pendidikan, tetapi juga sebagai upaya pengembangan kapasitas mahasiswa secara menyeluruh. Ia menegaskan, mahasiswa penerima diharapkan mampu memanfaatkan program ini sebagai peluang untuk berkembang secara akademik maupun personal.
“Dukungan yang diberikan kepada kalian semua bukan hanya berupa bantuan biaya pendidikan. Akan tetapi, juga kesempatan untuk tumbuh melalui pembinaan, pendampingan, dan penguatan kapasitas diri,” ujarnya, Kamis (23/04/26).
Lebih lanjut, ia juga menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam menjaga kepercayaan yang telah diberikan melalui program ini, khususnya dalam menyelesaikan studi tepat waktu dan menjaga integritas. Menurutnya, kesempatan tersebut harus dimanfaatkan secara maksimal sebagai bentuk tanggung jawab penerima beasiswa.
“Gunakan kesempatan ini secara baik untuk belajar dengan sungguh-sungguh guna menjaga prestasi akademik. Dan juga selesaikan studi tepat waktu, pegang teguh integritas, disiplin, dan etika dalam setiap langkah,” pesannya.
Sementara itu, Rektor UIN Jakarta, Prof. Asep Saepudin Jahar, M.A., Ph.D., menyampaikan apresiasi atas dukungan beasiswa yang diberikan kepada mahasiswa. Ia menuturkan, bantuan tersebut sangat membantu mahasiswa dalam melanjutkan pendidikan tinggi.
“Saya ingin menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang telah menyediakan beasiswa dan menyokong kehidupan anak-anak bangsa,” ujarnya, Kamis (23/04/26).
Dalam sesi interaktif, salah satu mahasiswa penerima KJMU, Muhammad Khadafi Sulaiman, menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterima sekaligus mengajak mahasiswa lain untuk memanfaatkannya secara maksimal. Ia menilai, program ini menjadi peluang besar bagi mahasiswa untuk lebih fokus dalam menempuh pendidikan tanpa terbebani biaya.
“Kita harus benar-benar berterima kasih banyak. Karena kita sudah diberikan bantuan oleh Pemprov Jakarta untuk bisa belajar dengan benar, berprestasi, dan yang terpenting adalah pengabdian terhadap masyarakat,” tuturnya, Kamis (23/04/26).
Hal senada juga disampaikan oleh mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), Nuraini Kalisha Ramawati. Ia mengungkapkan bahwa program KJMU memberikan dampak besar bagi keberlanjutan pendidikannya. Ia juga menilai bantuan tersebut menjadi dorongan kuat untuk mewujudkan cita-citanya sebagai sarjana pertama di keluarganya.
“Pastinya sangat senang karena dengan mendapatkan beasiswa KJMU, benar-benar memudahkan saya untuk mencapai mimpi saya menjadi sarjana pertama di keluarga saya. Semoga penerima selanjutnya semakin banyak dan berguna untuk mencerdaskan, mencetak generasi penerus bangsa yang lebih baik lagi,” pungkasnya.
Reporter: Anugrah Indah Arani